Matakuliah Computer Programing 1 - Part 5
VARIABEL & TIPE DATA
Inti dari sebuah program komputer adalah menerima input, melakukan pemrosesan, dan menghasilkan output. Nilai input bisa kita dapatkan dari keyboard, file, kamera, mikrofon, dan sebagainya. Sementara output dapat kita tampilkan ke monitor, cetak ke dokumen, atau ke dalam sebuah file. Pada tahap pemrosesan, program membutuhkan bantuan variabel untuk menyimpan nilai sementara. Sama seperti waktu kita berpikir, kita membutuhkan beberapa ingatan untuk memproses informasi.
PENGERTIAN VARIABEL DALAM BAHASA C++
Variabel adalah kita membuat sebuah variabel, satu ‘slot’ memory akan disiapkan untuk menampung nilai tersebut. Setiap variabel memiliki penanda identitas yang digunakan untuk menampung suatu nilai.
Secara teknis, variabel merujuk ke sebuah alamat di memory komputer (RAM). Ketika nama yang dipakai sebagai identitas variabel.
Sesuai dengan namanya, isi variabel bisa berubah sepanjang kode program. Sebagai contoh, jika kita membuat program menghitung luas persegi, maka bisa menyiapkan variabel panjang dan lebar yang diisi angka 10 dan 12. Nantinya isi variabel panjang dan lebar bisa ditukar dengan angka 35, 40, atau angka lain.
Variabel juga biasa dipakai untuk menampung nilai inputan, misalnya jika kita ingin nilai panjang dan lebar diisi oleh user (pengguna aplikasi).
Aturan Penamaan Variabel dalam Bahasa C++
Variabel bisa terdiri dari huruf, angka dan karakter underscore / garis bawah ( _ ).
Karakter pertama dari variabel hanya boleh berupa huruf dan underscore ( _ ), tidak bisa berupa angka. Meskipun dibolehkan, sebaiknya tidak menggunakan karakter underscore sebagai awal dari variabel karena bisa bentrok dengan beberapa variabel settingan program.
Variabel harus selain dari keyword. Sebagai contoh, kita tidak bisa memakai kata int sebagai nama variabel, karena int merupakan keyword untuk menandakan tipe data integer.
Beberapa compiler bahasa C++ ada yang membatasi panjang variabel maksimal 31 karakter. Agar lebih aman, sebaiknya tidak menulis nama variabel yang lebih dari 31 karakter.
Cara Penulisan Variabel di dalam bahasa C++
- Untuk menulis variabel dalam bahasa pemrograman terdapat dua langkah, yaitu deklarasi dan inisialisasi.
- Deklarasi adalah proses untuk memberitahu compiler C++ bahwa kita akan membuat sebuah variabel. Bahasa C++ termasuk bahasa pemrograman yang menggunakan konsep strongly typed programming language, yang artinya untuk setiap variabel harus ditulis akan berisi tipe data apa. Apakah itu angka bulat (integer), angka pecahan (float / double), huruf (char), atau yang lain.
Secara garis besar, terdapat 2 kelompok tipe data dalam bahasa C++, yakni tipe data sederhana (Primitive data types), dan tipe data kompleks (Non-primitive data types).
Primitive data type, terdiri dari tipe data berikut:
Tipe data Integer: Tipe data untuk angka bulat seperti 5, 7, atau 48.
Tipe data Float/Double: Tipe data untuk angka pecahan seperti 3.14, 5.55, atau 0.00024.
Tipe data Boolean: Tipe data yang berisi nilai true atau false.
Tipe data Char: Tipe data untuk 1 karakter, seperti ‘a’, ‘Z’ atau ‘%’.
Tipe data Void: Tipe data khusus yang menyatakan tidak ada data.
- Non-primitive data type, di antaranya:
Tipe data String: Tipe data untuk kumpulan karakter, seperti “Andi”, “Duniailkom”, atau “Belajar C++”.
Tipe data Array: Tipe data untuk kumpulan tipe data lain yang sejenis (contoh : urutan nomor otomatis 1,2,3 dst.
Tipe data Structure (struct): Tipe data yang terdiri dari kumpulan tipe data dasar. Tipe data tersebut bisa lebih dari 1 jenis.
Tipe data Enum: Tipe data bentukan yang dibuat sendiri oleh kita (programmer).
Tipe data Pointer: Tipe data untuk mengakses alamat memory secara langsung.
CONTOH DALAM KO DE PROGRAM MENDEKLARASIKAN 4 BUAH VARIABEL (BAHASA C++) :
Link Compiler Online : https://www.onlinegdb.com/online_c++_compiler
Tampilan Program :
Keterangan :
Di baris 7, perintah int hasil akan membuat variabel hasil dengan tipe data int. Artinya variabel hasil hanya bisa diisi oleh angka bulat.
Kemudian di baris 8 variabel isi rak bertipe double, yang bisa menampung angka pecahan. Di ikuti variabel kolom rak bertipe char untuk menampung 1 karakter. Dan terakhir variabel nama barang bertipe string yang bisa diisi dengan 1 teks kalimat.
Setelah sebuah variabel di deklarasikan, kita bisa menginput atau memberikan nilai awal ke dalam variabel tersebut. Proses pemberian nilai awal ini dikenal dengan istilah inisialisasi.
Nilai yang diberikan harus sesuai dengan tipe data. Misalnya variabel hasil bertipe int, maka hanya bisa diisi dengan angka bulat saja.


Komentar
Posting Komentar